DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DENGAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI)

Authors

Boby Febri Krisdianto
Universitas Andalas

Synopsis

Secara global, American Cancer Society mencatat jumlah penderita kanker, berdasarkan data insiden, prevalensi, dan mortalitas kanker, mencapai setidaknya 18 juta penderita pada 2018. Dengan populasi dunia mencapai 7,7 miliar orang, angka prevalensi kanker mencapai 2,3 per seribu penduduk. Prevalensi kanker ini didominasi oleh beberapa penyakit kanker utama: kanker paru (11,6%) pada laki-laki dan perempuan, lalu kanker payudara (11,6%), kanker prostat (7,1%), dan kanker usus besar (6,1 %) (The Global Cancer Observatory, 2018). Berdasakan data yang dikumpulkan oleh International Agency of Research on Cancer (IARC) pada tahun 2012 terdapat 8,2 juta kematian akibat kanker. Kemudian pada tahun 2018 meningkat menjadi 9,6 juta total kematian akibat kanker di seluruh dunia. Di samping kematian yang diakibatkannya, kanker juga menunjukkan jumlah kasus baru yang terus meningkat setiap tahunnya di seluruh dunia. Diperkirakan jumlah kasus baru kanker akan terus meningkat hingga 70% dalam 20 tahun ke depan (WHO, 2018). Pada tahun 2018, di antara jenis kanker lainnya, kanker payudara merupakan jenis kanker dengan proporsi tertinggi di dunia pada perempuan, yaitu sebesar 46,31 per 100.000 perempuan, dan menduduki peringkat kedua sebagai jenis kanker penyebab kematian tertinggi (11,6%) sama dengan kanker paru (11,6%) (IARC, 2018).

Cover for DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DENGAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI)
Categories

Details about this monograph

doi
10.25077/car.64.59
Physical Dimensions