Proceeding SEMINAR NASIONAL II FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS ANDALAS: “Penguatan Ilmu Sosial dan Humaniora Untuk Perbaikan Karakter Bangsa Indonesia”

Authors

Andri Rusta
Universitas Andalas
Sadri Sadri
Universitas Andalas
Zulfadli Zulfadli
Universitas Andalas

Synopsis

Setiap pemerintahan daerah di Indonesia memiliki ciri khas sendiri, keunikan desa ini harus menyesuiakan diri dengan bentuk penentuan pemimpin masyarakat yang dilakukan secara langsung melalui demokrasi prosedural. Dalam hal ini, terdapat hubungan antara desentralisasi kekuasaan pemerintah dengan dinamika politik lokal, meskipun begitu kedua istilah tersebut memiliki perbedaan. Desentralisasi adalah pemencara kekuasaan yang dilakukan pemerintah secara internal, seperti dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Sedangkan politik lokal adalah pemcaraan kekuasaan pada dimensi ruang (spatial), serta batas-batas sosial budaya yang melingkunginya. Hubungan kedua istilah tersebut dapat dijelaskan dari fungsi politik lokal sebagai sarana
pembelajaran untuk berdemokrasi, serta mengelola kekuasaan yang dipancarkan pemerintah pusat ke daerah serta menumbuhkan kapasitas masyarakat (Dede Mariana & Caroline Paskarina, 2008;52). Desentralisasi kekuasaan mencakup pembentukan institusi-institusi suprastruktur maupun insfrastruktur politik pada tingkat lokal, termasuk rerekruitmen pengisian jabatan politik pada tingkat lokal.

Cover for Proceeding SEMINAR NASIONAL II FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS ANDALAS: “Penguatan Ilmu Sosial dan Humaniora Untuk Perbaikan Karakter Bangsa Indonesia”
Categories